artikel · teknologi

Review Produk Hp Lenovo A390

Biasa membaca review produk, saya jadi ingin menulis review produk sendiri. Pasalnya, selama memilih produk saya sangat terbantu dengan review-review yang ada di internet. Dalam tulisan ini saya akan me-review salah satu smartphone besutan Lenovo, seri a390. Saya sudah memakai produk ini lebih dari setahun. Perlu diketahui, saya tidak dibayar untuk menuliskan review ini. Murni ingin berbagi.

Lenovo a390 ini memang produk lama, diluncurkan April 2013. Kalau nggak salah sekarang sudah tidak ada produk barunya., hihi. Saya tertarik dengan produk Lenovo karena sebelumnya sudah menggunakan produk Laptopnya. Sejauh ini sudah hampir 3 tahun laptop ini tidak bermasalah. Hardwarenya bisa dibilang cukup ampuh. Padahal waktu itu ada isu setelah dibeli oleh perusahaan China produknya akan cenderung lebih rapuh seperti umumnya produk elektronik China.

Selain alasan itu, Lenovo juga cocok untuk kalangan menengah ke bawah. Ketika itu, saya beli produk ini sekitar Rp 930 ribuan. Harga normalnya Rp 960 ribuan. Mungkin sedang beruntung, dapat yang lebih murah beberapa puluh ribu. Produk ini cocok untuk golongan menengah ke bawah. Dengan harga segitu, spesifikasinya sudah sangat mumpuni dibandingkan produk merk lain dengan harga yang sama.

Satu lagi, pengalaman after service saya di service center resmi Lenovo di Yogyakarta ketika juga sangat baik.  Waktu itu hp saya mengalami bootloop karena dipakai oleh keponakan. Setelah berkali-kali screenlocknya tidak terbuka, akhirnya bootloop pun terjadi. Layar stuck pada proses tulisan merk tanpa mau masuk ke layar utama. Saya waktu itu membawa hp ini ke service center resminya di Global Teleshop dekat Stasiun Tugu Yogyakarta. Proses perbaikannya tak sampai satu jam.

Kembali ke produk Lenovo a390, menurut saya dengan harga segitu (lebih dari setahun lalu ya), spekulasi yang diperoleh sudah bagus. Spesifikasinya jauh lebih tinggi dibandingkan merk-merk lain dengan harga yang sama. Untuk jajaran low-end gadget, kinerja hp ini cukup baik.

Platform dan Memori

Lenovo a390 dilengkapi RAM 512 MB dengan CPU Dual-Core 1 Ghz Cortex a-9. Ia juga dilengkapi dengan Chipset Mediatek MT6577 dan GPU PowerVR SGX531u. Nah, sesi jujur-jujuran. Untuk chipset dan GPU saya tidak terlalu paham dampaknya pada gadget. Dengan RAM 512 dan CPU dual core ini, kita tidak bisa leluasa menggunakan banyak aplikasi komunikasi, seperti WA, Line, Wechat, BBM, dan sebagainya. Saya sendiri tidak masalah dengan ini sebab tidak terlalu membutuhkan Line dan Wechat yang kapasitas aplikasinya berat. Untuk pekerjaan dan sosialisasi, saya cukup mengandalkan WA, BBM, dan push email. Oh ya, perlu diketahui pekerjaan saya membutuhkan perputaran informasi yang sangat cepat. Karena itu kami biasa membuat grup WA sebagai tempat bertukar info. Saat ini ada sekitar 13 grup WA di hp saya. Mungkin ini juga membuat WA saya menghabiskan lebih banyak memori dari seharusnya. Jadi, asumsi saya, kalau tidak ada grup sebanyak itu mungkin kinerja hp saya akan lebih baik. Hahaha

Memori internal pada seri a390 ini 4 GB. Ia juga dilengkapi memori eksternal hingga 32 GB. Masalah yang saya temui, saya tidak tahu apakah ini hanya terjadi pada hp saya atau ada yang mengalami hal yang sama, memori eksternal apapun tidak terdeteksi di hp saya. Saya beberapa kali memakai mencoba memasukkan memori eksternal, namun tidak berhasil. Bahkan, setelah dimasukkan ke hp ini, memori eksternal itu rusak. Ini terjadi beberapa kali. Jadi, untuk hp saya, fasilitas memori eksternal ini sama sekali tidak berfungsi. Namun, dengan memori internal 4 GB selama ini saya tidak mengalami banyak kendala soal kapasitas memorinya. Yah, hanya perlu rajin-rajin membersihkan foto-foto sampah yang sering dikirimkan teman di grup-grup WA.

Sistem operasi yang digunakan tidak terlalu istimewa. Masih Android V4.0.4 (Ice Cream Sandwich/ICS).

 

Tampilan Fisik

Ketika masih baru, Hp ini termasuk ramping dan ringan. Ukurannya 125,6  mm x 10,1 mm dengan berat 131 g. Nah, berhubung sekarang sudah banyak hp super slim, rasanya jadi agak berat. Hahaha. Hp ini dilengkapi dengan dua slot SIM, satu mendukung koneksi 3G dan satu lagi 2G. Oh ya, Lenovo a390 mendukung manajemen kartu SIM yang baik, sehingga kita bisa mengatur kartu mana yang aktif, termasuk juga mengatur Dual SIM On. Nah, untuk mendapatkan koneksi internet maksimal pastikan provider yang koneksinya lebih cepat ditempatkan pada slot yang mensupport koneksi 3G.

Nah yang saya sukai dari fisik Lenovo adalah adanya kerangka besi (atau metal ya?) di bagian tengah samping. Walau membuatnya lebih berat, namun kerangka metal ini membuatnya terlihat lebih kokoh. Tombol volume di sisi kanan juga terbuat dari metal, sehingga tidak mudah rusak. Tombol power terletak di bagian atas. Di bagian depan bawah, terdapat tiga tombol homescreen tanpa backlight. Waktu pertama memakai hp ini, agak kesulitan juga mencari tombol back atau home. Namun, ini tidak berlangsung lama karena tidak butuh waktu lama untuk menghafalkan posisi tiga tombol ini.

 

Display dan Layar

Untuk displaynya, Lenovo a390 mempunyai layar berukuran 4 inci dengan resolusi 480 x 800 pixels. Gambar yang dihasilkan cukup bagus. Layar ini juga disertai layanan multitouch hingga lima titik sentuhan. Istimewanya, Lenovo seri ini dilengkapi dengan fitur capasitive touchscreen dengan perlindungan layar Gorilla Glass Waterproof yang konon anti air (namanya juga waterproof), yang biasanya hanya terdapat pada hp high-end.

Kamera dan Suara

Nah, kelemahan utama Lenovo dibanding merk lain menurut saya ada pada kamera. Lenovo a390 mempunyai kamera cukup mumpuni yaitu 5 megapixels. Namun, kualitas gambar yang dihasilkan jauh berbeda dengan kamera merk lain dengan pixel yang sama. Nah, video yang dihasilkan menurut saya lumayan bagus. Kamera Lenovo seri ini juga tidak disertai fitur yang lengkap, hanya geo-tagging saja. Dan, tidak ada kamera depan tentunya.

Untuk suara, Lenovo a390 dilengkapi Dolby Digital Plus. Suara yang dihasilkan baik untuk rekaman maupun telpon cukup baik. Namun, untuk music suaranya agak sedikit cempreng.

Baterai dan Fitur Lain

Baterai seringkali menjadi masalah bagi smartphone merk apa saja. Lenovo a390 disertai baterai dengan kapasitas 1500 MAh. Dengan penggunaan normal, cukup sih. Tapi untuk saya yang aktif browsing, menggunakan BBM dan WA, baterainya habis dalam beberapa jam saja. Nah, untuk mengatasi ini, saya biasa mematikan paket data. Hp bisa bertahan dari pagi sampai sore. Fitur lain yang disediakan adalah radio dan document viewer.

 

Keyboard:

Di sini saya membahas khusus tentang keyboard. Saya masukkan pembahasan ini karena kebetulan pekerjaan saya agak bergantung pada gadget, terutama kualitas rekaman, koneksi internet, push email, dan yang tak kalah penting adalah keyboard. Keyboard Lenovo a390 untuk pemakaian normal tidak bermasalah. Tidak ada kendala untuk berkomunikasi normal. Namun, untuk pengetikan super cepat, keyboard ini tidak direkomendasikan. Sering terjadi kesalahan ketikan yang cukup stressful. Ini untuk ketikan super cepat ya, ketika kita harus mengetik balapan dengan orang ngomong.

Rangkuman:

Kekurangan utama Lenovo a390 buat saya, terletak pada kameranya. Dengan kamera 5 megapixels gambar yang dihasilkan pecah. Kelebihannya tentu pada harga dan spesifikasi yang lumayan untuk harga senilai itu. Demikian review dari saya, semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s