Review Layanan Purna Jual Olympus

Saya ingin menceritakan tentang salah satu bentuk layanan purna jual yang diberikan oleh Olympus Customer Care Indonesia (OCCI) nih. Kebetulan kamera yang baru beberapa bulan lalu saya beli rusak dan perlu diperbaiki, bahkan ganti spare part. Alhamdulillah pelayanannya cepat.

Awalnya, saya membeli kamera digital Olympus SZ-17 di Electronic City. Sebenarnya agak ragu karena umumnya orang membeli kamera kalau nggak Canon ya Nikon. Bisa dibilang merk sejuta umat lah. Waktu itu, dengan budget yang ada, saya membandingan gambar yang dihasilkan lebih bagus yang Olympus, yaudah agak tergoda deh.

Selain itu, saya tergoda dengan garansi service dua tahun dan ganti sparepart satu tahun yang diberikan. Sebenarnya saya jarang beli barang elektronik, lalu rusak di masa masih garansi. Tapi yah, untuk antisipasi saya rasa lamanya garansi itu penting. Dan lagi, garansi itu menunjukkan tingkat kepercayadirian produsen atas barang yang dijual.

Nah, langkah antisipasi kali ini ternyata pas banget. Ketika saya liputan, saya sempat menitipkan kamera digital ke seorang teman yang baru ketemu di situ. Entah bagaimana ceritanya, kamera itu terjatuh (di lantai karpet yang lumayan tebal). Saya masih berharap tidak terjadi apa-apa.

Secara fisik memang tidak tampak kerusakan apa-apa pada awalnya. Tapi ketika saya mencoba memotret, hasilnya buram. Lensa tidak mau fokus. Tamat sudah kalau lensanya yang rusak. Si teman agak merasa bersalah, tapi ya sudahlah lha wong dia niat awalnya baik mau membantu saya membawakan kamera.

Setelah di kantor, beberapa teman yang tahu cerita itu sempat bilang kenapa saya tidak meminta ganti rugi. Nggak tega, hiks. Saya cuma berdoa aja deh, semoga garansinya masih bisa dipakai. Ketika diperiksa oleh teman yang fotografer, katanya kerusakannya lumayan parah. Lensanya tidak mau masuk juga.

Ketika saya baca petunjuk di kartu garansi, katanya, garansi tidak berlaku untuk kerusakan yang disebabkan oleh pengguna, termasuk jatuh. Ya iyalah. “Kalau suruh ganti lensa mending nggak usah. Soalnya udah jadi nggak ada harganya ntar,” kata fotografer itu.

Ya sudah, akhirnya saya pergi ke kantor OCCI di Jalan Gunung Sahari no. 78. Agak susah nyari kantor ini. Namanya gedungnya Konica Building, tapi tulisannya terpampang gede CIMB Niaga. Hahaha… Letaknya di Lantai 3A.

Nah, saya udah mulai was-was nih kalau ditanya kenapa rusaknya. Tapi, ternyata petugasnya nggak banyak tanya. Saya hanya ditanya apa kerusakannya. Saya bilang lensanya nggak mau masuk dan nggak mau fokus. Dia lalu mengecek sebentar, memastikan keluhannya sesuai, lalu bilang, “Ditinggal ya, Mbak. Nanti 2 hari kemudian kami kabari.”

Nah, habis itu semuanya dicatat, saya dikasih tanda bukti untuk pengambilan. Saya pulang.

Kebetulan saya masukin barang itu hari Jum’at. Karena Sabtu-Minggu kantor libur, saya perkirakan pemberitahuan akan datang hari Selasa. Tepat di hari selasa, saya mendapatkan sms bahwa kamera digitas saya telah selesai dicek. Perlu ada penggantian spare part untuk lensa. Biaya free. Estimasi perbaikan akan selesai selama 2 pekan jika sparepartnya ada. Kalau nggak ada, 2 bulan. Wah lama juga ya.

Hanya sehari setelahnya, saya mendapatkan sms lagi. Infonya, proses perbaikan untuk kamera digitas saya sudah selesai. penggantian sparepart berupa lensa, biaya free. Horeeee! Boleh lah bersorak dalam hati.

Saya baru bisa mengambil barangnya pada hari Jumat berikutnya. Tak lama kok. Setelah barang keluar, saya coba memotret beberapa kali. Fix! Kamera saya sudah bisa dipakai lagi. Alhamdulillah…

Advertisements

Author: handataulan

I am a journalist and a former teacher. I do love reading, writing, and sharing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s