Cara Tuhan Mendidik

​Aku merasa cara Tuhan mendidikku sangatlah indah. Bagian yang tidak aku sukai adalah ketika aku berada dalam keraguan dan aku bertanya. Tuhan tidak terlihat, ia tidak berbicara, sementara teks Alquran sebagai wujud perkataan Tuhan masih menimbulkan tanda tanya. Benarkah demikian yg dimaksud? Bagaimana dengan pendapat yang lain? Dan sebagainya. 
Bagian yang paling aku sukai, dan menjadi wujud betapa Tuhan memang luar biasa, adalah ketika aku bisa melihat jelas semua perkara tanpa harus berbicara dengan-Nya. Terkadang, kita ragu atas suatu tindakan. 
Atau kita melakukan sesuatu dengan suatu pertimbangan. Lalu Tuhan memperlihatkan persepsi-Nya yang lain. Dia menempatkan kita pada situasi yang berkebalikan. Kalau kita pernah menyakiti, Tuhan berikan kesempatan pada kita untuk menjadi orang yang tersakiti sehingga kita tahu, oh kemarin aku sudah menyakiti. 
Kalau kita disakiti, suatu waktu Tuhan menempatkan kita pada posisi yang tidak sengaja menyakiti. Sehingga kita bisa memahami memaafkan kesalahan orang lain karena kita pun tak luput dari kesalahan. 

Advertisements

Author: handataulan

I am a journalist and a former teacher. I do love reading, writing, and sharing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s